Sejarah dan Penjabaran Merga Sembiring (KEMBAREN LIANG MELAS) Merga Sembiring Merga Sembiring secara umum membagi diri menjadi dua kelompok yaitu Sembiring yang memakan anjing dan Sembiring yang berpantang memakan anjing. Sembiring Siman Biang (Sembiring yang memakan biang (anjing)) Sembiring Kembaren Menurut Pustaka Kembaren, asal-usul merga ini terdiri dari Kuala Ayer Batu, kemudian pindah ke Pagaruyung terus ke Bangko di Jambi dan selanjutnya ke Kutungkuhen di Alas. Nenek moyang mereka bernama Kenca Tampe Kuala, berangkat bersama rakyatnya menaiki perahu dengan membawa pisau kerajaan bernama Pisau Bala Bari . Keturunannya kemudian mendirikan kampung Silalahi, Paropo, Tumba dan Martogan. Dari sana kemudian menyebar ke Liang Melas, saperti Kuta Mbelin, Sampe Raya, Pola Tebu, Ujong Deleng, Negerijahe, Gunong Meriah, Longlong, Tanjong Merahe, Rih Tengah dan lain-lain. Merga ini juga tersebar luas di Kab. Langkat saperti Lau Damak, Batu Erjong-Jong, Sapo Padang, Si...
Media release Amankan Kapal Bermuatan 1.062 Dos Rokok Tanpa Cukai Dan Dokumen, Ditpolair Polda Riau Selamatkan Kerugian Negara 4,9 Milyar. Pekanbaru - 1 unit KLM WAN REZKI JAYA GT.34 No.292/PPJ.1996.PPJ.No.1053/L, diamankan oleh tim offensive patroli Ditpolair Polda Riau karena membawa 1.062 kotak rokok tanpa cukai serta tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi di Perairan Kuala Selat, Sungai Dendan Kec. Dendan Kec. Kateman Kab. Indragiri Hilir dengan Titik Koordinat 0º 7’ 705” N - 103º 45’ 975’ E pada Sabtu, (4/7/2020). Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya upaya penyelundupan rokok illegal diwilayah Indragiri Hilir, petugas dari tim offensive Unit Intel Air Subdit Gakkum Ditpolair Polda Riau yang dipimpin oleh Kompol Syamsuddin SH.MH beserta Komandan Kapal KP IV-1007 dan Komandan Kapal KP IV-1008, bergerak dari Kuala Enok Kabupaten Indragiri Hilir dengan menggunakan sarana Tactical Ship 03 dan melaksanakan pangamatan disekitar perairan Kuala Selat Kecamatan Kat...
Titik Api Ditangani Lebih Cepat, GP Ansor Apresiasi Kapolda Riau PEKANBARU - Sempena Hari Bhayangkara ke 74, Ketua PW GP Ansor Riau memberikan apresiasi atas keberhasilan POLDA Riau menekan angka kebarakan hutan dan lahan di Propinsi Riau. Sampai Juni ini, GP ANSOR Riau mencatat angka kebakaran hutan dan lahan jauh turun yakni mencapai 63 persen dibanding periode yang sama di tahun 2019. Salah satu Kunci suksesnya adalah adanya Dash board Lancang Kuning Nusantara yang diciptakan Polda Riau untuk memonitoring terjadinya titik api dan mengkordinasikan kekuatan pemadaman secepat mungkin di lapangan. "Kalau kebakaran hutan dan lahan itu pasti ada dan terjadi dengan berbagai penyebab, tapi yang paling substansi adalah bagaimana cara aparat merespon dengan cepat agar tidak meluas dan membesar. Nah dengan Aplikasi Dashboart Lancang Kuning, saya melihat sejauh ini kemunculan titik api terpantau dengan cepat dan dipadamkan dengan cepat pula," ungkap Purwaji yang juga menj...
Komentar
Posting Komentar